Membagi Ilmu Menimba Rejeki (Bagian 1)
Mungkin anda sudah banyak mendengar orang membicarakan tentang Berbisnis di Internet. Kedengarannya memang asyik dan canggih. Akan tetapi bisakah ini menjadi salah satu sumber pemasukan anda? Mungkin anda masih meragukannya dengan dan mungkin anda ingin memulainya tapi tidak tahu caranya? Ok akan saya jelaskan satu per satu.
Secara sederhana prinsip bisnis ini sama dengan bisnis konvensional, yaitu ada penjual dan pembeli serta ada lokasi berdagang. Ambil contoh pedangang baju di pasar. Dia membuka kios di pasar dan mengisi kiosnya dengan baju untuk ditawarkan ke pembeli. Kalau ada pembeli yang berminat datang dan membeli kaos itu maka pedagang tadi memperoleh penghasilan.
Demikian juga Bisnis di Internet. Di sini kita juga membuka kios (Web site) kemudian kios itu kita isi barang dagangan untuk ditawarkan ke calon pembeli (semua pemakai internet di dunia). Kalau ada yang berminat dengan web site kita, maka mereka akan berlama-lama di website kita dan kemungkinan akan membeli produk kita. Sama bukan?
Ya… tapi ada keunggulan membuka kios di internet (website)… kita bisa membuka banyak kios sebanyak website yang kita mau dan juga menjual semua produk yang bisa kita pikirkan, dengan kata lain apapun bisa dijual di sini. Mulai dari Buku sampai Pesawat Terbang bisa dijual. Sampai sampai (maaf) Sex-pun jadi barang dagangan yang laris di sini. Cuma kalau saya sih, lebih memilih jualan barang yang halal aja deh…masih banyak kok.
Tanya: OK…kalo punya produk untuk dijual saya bisa ngerti… lha kalo gak punya produk? Gimana hayoo?
Begini, pada prinsipnya pengguna internet itu membutuhkan informasi nah peran kita sebagai pembuat website adalah menyediakan informasi itu. Kalau web kita penuh informasi yang dibutuhkan banyak orang, pasti mereka akan sering mampir ke web kita dan setelah itu mereka pasti ada yang berminat membeli sesuatu. Kalau kita gak punya produk untuk dijual? Kita bisa kerjasama dengan orang lain… Misalkan dengan Google.
Gampangnya kita bilang sama si Google. Eh web ku tuh banyak yang mengunjungi lho, kamu apa gak tertarik masang iklan di sana siapa tahu ada pengunjungku yang tertarik sama iklanmu. Tapi kita harus bagi hasil lho Google… Begitulah kira-kira. Kemudian Google akan taruh iklan di tempat yang kita sediakan dan saat ada pengunjung web kita yang klik iklannya Google - alamat / nomer IP dia akan dicatat sama Google. Kalau dalam sebulan yang klik banyak dan bagi hasil kita mencapai minimal 100$, maka kita akan dikirimi check sama google yang bisa kita cairkan ke bank-bank terdekat. Tapi kalau belum mencapai 100 akan diakumulasikan ke bulan berikutnya.
Jika website anda dibuat dalam bahasa Indonesia, biasanya agak sulit diterima sama Google. Hal ini disebabkan masih sedikit pemasang iklan (di bawah management Google) yang tertarik untuk memasang iklan di Indonesia. Bisa saja iklan yang muncul nanti cuma iklan layanan masyarakat yang gak ada nilai komersialnya. Tapi nanti kalau semakin banyak pemasang iklan (internasional) yang memakai iklan Google berbahasa Indonesia, bisa jadi iklan layanan masyarakat ini akan berubah menjadi iklan komersial.
Tapi masih ada banyak rekanan potensial lainnya yang disebut refferal. Artinya kita mereferensikan produk mereka, dan kalau ada yang berminat beli kita akan menerima bagi hasilnya. Jenisnya sangat bervariasi mulai dari Buku sampai ringtones untuk HP.
Tanya: Trus yang anda lakukan bagaimana ?
Sabaar kila lanjutkan ke bagian kedua


